5 Hero Counter Ruby MLBB 2026 untuk Putus Regen dan Mobilitas

Hero counter Ruby MLBB yang efektif tidak cukup hanya punya damage besar. Fighter ini bisa terus berpindah setelah menggunakan skill, menumpuk Hybrid Defense, memberikan crowd control, lalu memulihkan HP melalui Spell Vamp ketika pertarungan berlangsung semakin lama.

Ruby bahkan semakin berbahaya ketika HP-nya rendah. Setelah adjustment 2026, ia memang tidak lagi mendapat Spell Vamp bawaan, tetapi rasio pemulihan dari skill meningkat berdasarkan HP yang hilang. Kalau kamu gagal menyelesaikan duel dengan cepat, Ruby bisa kembali mengisi HP dan membalikkan keadaan.

Karena itu, cara terbaik melawannya adalah mengurangi sustain, menjaga jarak dari crowd control, membatasi dash, atau memberikan damage yang tetap efektif terhadap defense tinggi.

X.Borg, Yin, Phoveus, Valir, dan Baxia menjadi lima hero yang bisa melakukan tugas tersebut dengan pendekatan berbeda. Ada yang unggul melalui True Damage, isolasi 1v1, anti-dash, zoning, sampai Healing Reduction bawaan.

Kenapa Ruby Sulit Dilawan?

Ruby merupakan Fighter dengan spesialisasi Crowd Control dan Regen yang paling natural dimainkan di EXP Lane.

Berbeda dari Fighter yang mengandalkan Basic Attack, kekuatan Ruby berasal dari penggunaan skill berulang.

Let’s Dance! Membuat Ruby Sulit Dikunci

Setelah menggunakan skill, Ruby bisa melakukan dash pendek menuju arah yang ditentukan.

Setiap dash juga memberikan tambahan Physical dan Magic Defense selama beberapa detik dan efek tersebut bisa ditumpuk.

Karena itu, Ruby bisa terus:

  • mengubah posisi;
  • menghindari skillshot;
  • mendekati target;
  • mundur dari pertarungan;
  • atau berpindah menuju kumpulan minion untuk mendapatkan sustain.

Sustain Ruby Berubah di 2026

Guide lama sering menyebut Ruby langsung mendapatkan Spell Vamp bawaan dari passive.

Mekanik tersebut sudah berubah.

Ruby current tidak lagi mendapat Spell Vamp bawaan.

Skill-nya menggunakan Spell Vamp Ratio sebesar 75%, lalu rasio tersebut meningkat 1% untuk setiap 1% HP Ruby yang hilang hingga maksimal 150%.

Ini membuat Ruby tetap berbahaya dengan build Spell Vamp, terutama ketika HP-nya sudah rendah.

Be Good! Sekarang Lebih Sakit

Skill 1 Ruby juga mendapat peningkatan damage besar.

Ruby mengayunkan sabit lalu mengeluarkan shockwave ke arah yang sama.

Shockwave memberikan slow sehingga mempermudah Ruby melakukan dash dan menyambung combo berikutnya.

Jadi, Ruby current bukan hanya hero sustain dan crowd control. Damage-nya juga lebih mengancam dibanding beberapa versi lama.

Don’t Run, Wolf King! Mengganggu Hero Melee

Skill 2 mengayunkan sabit dua kali di sekitar Ruby.

Setiap ayunan memberikan Physical Damage, stun singkat, dan menarik lawan ke arah Ruby.

Hero melee yang masuk tanpa timing tepat bisa kehilangan kesempatan combo hanya karena terkena Skill 2.

I’m Offended! Bisa Membuka Team Fight

Ultimate Ruby menarik semua lawan yang terkena menuju dirinya lalu memberikan stun singkat.

Damage ultimate juga sudah diperkuat pada adjustment 2026, sementara cooldown-nya diperpanjang.

Artinya, gagal menghindari satu ultimate bisa langsung membuka combo untuk seluruh tim lawan.

Sebaliknya, ketika ultimate Ruby sudah terpakai dan gagal mendapatkan target penting, ada window cukup besar untuk melakukan re-engage.

5 Hero Counter Ruby MLBB Terbaik

Hero Cara Counter Ruby Efektivitas
X.Borg True Damage, range, dan Firaga Armor Sangat Tinggi
Yin Mengisolasi Ruby dari teammate Situasional-Tinggi
Phoveus Menghukum dash dan displacement Sangat Tinggi
Valir Knockback, slow, stun, dan zoning Sangat Tinggi
Baxia Healing Reduction bawaan Sangat Tinggi

1. X.Borg

X.Borg menjadi salah satu hero paling nyaman untuk menghadapi Ruby karena tidak perlu berdiri terus-menerus di jarak melee.

Fire Missiles memungkinkan X.Borg memberikan pressure sambil bergerak sehingga Ruby harus mengambil risiko jika ingin masuk menggunakan Skill 1 dan dash passive.

Fire Missiles untuk Menjaga Jarak

Skill 1 menyemburkan api beberapa kali kepada lawan di depan X.Borg.

Setiap hit mengisi temperature target.

Ketika temperature penuh dan target masuk kondisi Overheated, damage skill X.Borg berubah menjadi True Damage.

True Damage Mengabaikan Hybrid Defense

Ruby bisa mendapatkan Physical dan Magic Defense melalui Let’s Dance!.

Namun, True Damage tidak dikurangi oleh kedua atribut tersebut.

Ini membuat X.Borg tetap bisa memberikan pressure meskipun Ruby sudah mengumpulkan beberapa stack defense.

X.Borg Tidak Punya Anti-Regen Bawaan

Ini perlu diluruskan dari beberapa guide lama.

Skill X.Borg sendiri tidak memberikan Healing Reduction.

Kalau ingin memotong sustain Ruby, X.Borg tetap membutuhkan item seperti Sea Halberd sesuai kebutuhan build.

Keunggulan natural X.Borg datang dari True Damage, range, dan Firaga Armor.

Firaga Armor Membuat Ruby Sulit Menyelesaikan Kill

Firaga Armor menjadi lapisan HP tambahan sebelum HP asli X.Borg terkena.

Ketika armor hancur, X.Borg keluar dari armor dan mendapatkan periode invincibility singkat selama animasi berguling.

Ruby harus menghabiskan lebih banyak skill jika ingin benar-benar membunuh X.Borg.

Last Insanity Memberikan Max HP Damage

Ultimate X.Borg memberikan serangkaian damage kemudian meledakkan Firaga Armor.

Ledakan tersebut memberikan True Damage dengan komponen berdasarkan Max HP lawan.

Ruby yang membeli banyak item HP tetap akan menerima damage besar.

Cara Main X.Borg Melawan Ruby

Jangan masuk ke range Skill 2 Ruby tanpa alasan.

Gunakan Fire Missiles sambil bergerak mundur atau menyamping.

Paksa Ruby menghabiskan dash untuk mendekati kamu.

Ketika temperature sudah penuh dan Ruby mulai kehilangan HP, barulah gunakan Fire Stake atau Last Insanity untuk memberikan pressure lebih besar.

2. Yin

Yin bisa meng-counter Ruby melalui satu mekanik yang sederhana: mengisolasinya dari rekan satu tim.

Ruby sering mendapat value terbesar ketika ia bisa mengenai beberapa hero sekaligus atau bertarung dekat minion.

My Turn menghilangkan keuntungan tersebut untuk sementara.

My Turn Membawa Ruby ke Domain

Setelah delay singkat, Yin menarik satu hero target menuju domain selama maksimal delapan detik dan berubah menjadi Lieh.

Selama berada di dalam domain, Yin dan Ruby tidak bisa dipengaruhi skill hero lain.

Ruby tidak bisa mendapat bantuan:

  • healing dari Support;
  • shield dari teammate;
  • crowd control bantuan;
  • atau damage follow-up dari timnya.

Ruby Tetap Bisa Menggunakan Crowd Control

Masuk ke domain bukan berarti Ruby kehilangan skill-nya.

Ruby masih bisa menggunakan:

  • Be Good!;
  • Don’t Run, Wolf King!;
  • I’m Offended!;
  • dan dash dari Let’s Dance!.

Jadi, jangan menganggap Yin otomatis menang 1v1.

Lieh Mendapat Tambahan Defense

Ketika My Turn berhasil, Lieh mendapatkan tambahan Physical dan Magic Defense.

Skill 2 juga memberikan Damage Reduction jika mengenai hero.

Ini membantu Yin bertahan terhadap burst awal Ruby sebelum menggunakan Frenzy Strike.

Frenzy Strike Punya Control Immunity

Selama Frenzy Strike aktif, Lieh immune terhadap control effects.

Timing ini bisa digunakan untuk tetap melanjutkan damage meskipun Ruby mencoba memberikan pull atau stun.

Namun, Control Immunity hanya berlaku selama skill tersebut berlangsung.

Kapan Yin Cocok Dipilih?

Yin efektif jika Ruby berfungsi sebagai:

  • frontline utama;
  • Roamer yang membawa banyak setup;
  • atau hero yang terus melindungi damage dealer lawan.

Mengeluarkan Ruby dari team fight selama beberapa detik bisa membuka akses tim ke Marksman atau Mage di belakang.

Jangan Ultimate Ruby yang Masih Full HP Tanpa Persiapan

Ruby sangat kuat dalam duel panjang.

Kalau build Yin belum jadi atau seluruh skill Ruby tersedia, Ruby masih bisa bertahan bahkan membalikkan duel.

Lebih aman kurangi HP Ruby terlebih dahulu atau pastikan damage Yin memang cukup.

3. Phoveus

Phoveus punya interaksi paling langsung dengan mobilitas Ruby.

Namun, cara kerja Phoveus current sudah berbeda dari versi lama.

Dash Ruby Mengaktifkan Astaros’ Gaze

Setiap kali hero lawan melakukan blink, dash, atau terkena displacement di dekat Phoveus, Astaros’ Gaze aktif.

Efek tersebut:

  • mengurangi cooldown enhanced Basic Attack Demonic Force sebesar 20%;
  • dan mengurangi cooldown skill lain sebesar 0,5 detik.

Ruby bisa melakukan dash setelah hampir setiap penggunaan skill.

Artinya, gaya bermainnya secara natural membantu mempercepat cooldown Phoveus.

Dash Tidak Langsung Membuka Ultimate Phoveus

Ini koreksi penting.

Versi lama Phoveus memang dikenal bisa langsung mengejar hero yang melakukan dash.

Current Infernal Pursuit tidak otomatis terbuka hanya karena Ruby melakukan dash.

Target harus terlebih dahulu memiliki Sinner’s Mark.

Cara Memberikan Sinner’s Mark

Mark bisa diberikan melalui beberapa bagian kit Phoveus, termasuk:

  • Demonic Force;
  • Astaros Eye;
  • Dark Wave.

Setelah Ruby terkena Sinner’s Mark, barulah Infernal Pursuit bisa digunakan untuk melompat ke arahnya.

Infernal Pursuit Memberikan Max HP Damage

Phoveus melompat menuju target yang memiliki Sinner’s Mark dan memberikan Physical Damage plus tambahan berdasarkan Max HP target.

Phoveus juga memulihkan sebagian Lost HP setiap kali ultimate mengenai lawan.

Ruby yang membangun HP tebal tetap bisa mendapat tekanan besar.

Dark Wave Mengganggu Dash Ruby

Skill 2 memberikan airborne dan menarik lawan mengikuti arah serangan.

Displacement tersebut juga bisa membantu mekanik Astaros’ Gaze.

Gunakan ketika Ruby mencoba masuk atau sesaat setelah arah dash-nya terbaca.

Kenapa Phoveus Tetap Counter Ruby?

Bukan karena “Ruby dash lalu Phoveus otomatis ultimate”.

Alasannya adalah:

  • Ruby sering dash;
  • dash mempercepat cooldown Phoveus;
  • Phoveus punya Max HP damage;
  • punya shield dari Demonic Force;
  • dan bisa terus memberikan pressure jika Sinner’s Mark aktif.

4. Valir

Valir menjadi counter Ruby dari sisi positioning.

Ruby ingin mendekat agar Skill 2 dan ultimate mengenai target. Valir justru memiliki beberapa cara untuk membuatnya tetap berada di luar jarak ideal.

Searing Torrent Mendorong Ruby Menjauh

Skill 2 memberikan Magic Damage sekaligus knockback sampai ujung jalur serangan.

Kalau Ruby baru saja melakukan dash mendekati carry, Searing Torrent bisa digunakan untuk mengembalikannya ke depan.

Burst Fireball Memberikan Slow

Skill 1 memberikan Magic Damage dan slow.

Jika mengenai hero atau Lord/Turtle, charge Burst Fireball langsung dikembalikan.

Dengan aim yang konsisten, Valir bisa terus menahan Ruby dari jarak aman.

Ashing Memberikan Stun

Setiap skill Valir memberikan satu stack Ablaze.

Ketika mencapai tiga stack, efek tersebut meledak dan memberikan damage berdasarkan Max HP sekaligus stun selama satu detik.

Ruby yang mencoba masuk berulang kali bisa terkena control sebelum sempat mencapai backline.

Vengeance Flame Bukan Full CC Immunity

Ini juga perlu diluruskan.

Ultimate Valir saat digunakan:

  • menghapus debuff yang sedang mengenainya;
  • memberikan Movement Speed;
  • dan memperkuat Skill 1 serta Skill 2 selama beberapa detik.

Valir tidak menjadi kebal terhadap semua crowd control selama seluruh durasi ultimate.

Kalau Ruby berhasil mengenai pull atau stun setelah cleanse awal selesai, Valir masih bisa terkena CC.

Gunakan Ultimate secara Reaktif

Kalau Ruby berhasil mengenai I’m Offended! atau Skill 2 dan debuff tersebut bisa dibersihkan, Valir bisa menggunakan ultimate untuk melepaskan diri lalu memberikan Searing Torrent.

Jangan membuang ultimate hanya untuk menambah damage kalau Ruby masih menyimpan engage.

Glowing Wand Cocok untuk Valir

Valir punya damage berulang dan mudah mengaplikasikan Lifebane.

Glowing Wand membantu menurunkan Shield dan HP Regen Ruby sekaligus memberikan burn tambahan.

Ini membuat Valir tidak hanya menjaga jarak, tetapi juga menekan sustain.

5. Baxia

Baxia menjadi counter paling langsung kalau masalah utamamu adalah sustain Ruby.

Baxia Mark memberikan Healing Reduction tanpa membutuhkan item tambahan.

Baxia Mark Mengurangi Shield dan HP Regen 40%

Setiap hero yang terkena skill Baxia mengalami pengurangan:

  • Shield;
  • HP Regen.

Efeknya sebesar 40% selama empat detik.

Spell Vamp Ruby menghasilkan pemulihan HP, sehingga efek tersebut ikut ditekan oleh Baxia Mark.

Healing Ruby Tidak Hilang Sepenuhnya

Guide lama kadang menyebut Baxia membuat regen Ruby “hilang”.

Tidak begitu.

Ruby masih bisa memulihkan HP, tetapi nilainya turun selama Baxia Mark aktif.

Ini tetap sangat berarti dalam duel dan team fight panjang.

Shield of Spirit Bisa Terus Menjaga Anti-Heal Aktif

Skill 2 memberikan Magic Damage dengan tambahan berdasarkan Max HP target sekaligus slow.

Jika mengenai hero atau creep, cooldown skill dipangkas drastis sehingga bisa digunakan kembali dalam waktu singkat.

Baxia bisa terus melempar Shield of Spirit untuk memastikan Ruby tidak mendapatkan window regen penuh.

Tortoise’s Puissance Membantu Menempel Ruby

Ultimate memberi Movement Speed dan meninggalkan lava path.

Selama durasi ultimate, Damage Reduction dari Baxia Mark juga diperkuat.

Baxia bisa berdiri di dekat Ruby dan terus menjaga Healing Reduction tanpa mudah tumbang.

Baxia Tidak Harus Mengejar Kill

Tugas utama Baxia bukan solo kill Ruby.

Kalau ia berhasil:

  • mengurangi heal;
  • menahan damage;
  • memberi slow;
  • dan membuat Ruby tidak bebas masuk ke carry;

maka fungsi counter-nya sudah berjalan.

Hero Counter Ruby Mana yang Paling Efektif?

Masalah yang Dihadapi Hero Pilihan
Ruby terlalu tebal X.Borg
Ruby terlalu penting di team fight Yin
Ruby terlalu sering dash Phoveus
Ruby terus masuk ke backline Valir
Healing Ruby terlalu tinggi Baxia

Kalau hanya mencari mekanik paling langsung, Baxia dan Phoveus menjadi dua pilihan yang sangat natural.

Baxia menyerang sustain Ruby, sedangkan Phoveus mendapatkan keuntungan setiap kali Ruby menggunakan dash di dekatnya.

Untuk EXP Lane, X.Borg menawarkan matchup yang relatif nyaman karena bisa menjaga jarak sambil memberikan True Damage.

Item Counter Ruby MLBB

Counter Ruby juga sangat bergantung pada item.

Kalau tim tidak membawa Baxia, setidaknya satu damage dealer sebaiknya punya Lifebane ketika sustain Ruby mulai mengganggu.

1. Sea Halberd

Sea Halberd cocok untuk Physical Damage dealer.

Passive Lifebane mengurangi Shield dan HP Regen target menjadi 60% dari nilai normal selama tiga detik setelah terkena damage.

Item ini juga mempunyai Punish yang menambah damage terhadap hero dengan Extra HP lebih tinggi.

Ruby cukup sering membeli HP dari equipment Fighter atau Defense sehingga kedua passive bisa sama-sama berguna.

2. Glowing Wand

Untuk Mage, gunakan Glowing Wand.

Lifebane mengurangi Shield dan HP Regen target sebesar 50% selama tiga detik.

Item ini cocok pada hero seperti Valir yang bisa mengaplikasikan damage berulang.

Guide yang masih menyarankan Necklace of Durance sudah outdated karena item tersebut tidak lagi tersedia.

3. Dominance Ice

Dominance Ice bisa digunakan frontline tertentu, tetapi mekaniknya berbeda dari aura anti-heal versi lama.

Ketika pemilik item menerima damage, penyerang mendapatkan:

  • pengurangan Attack Speed;
  • pengurangan Shield dan HP Regen.

Ruby harus memberikan damage untuk mendapatkan Spell Vamp sehingga Lifebane Dominance Ice masih bisa aktif ketika ia menyerang frontline.

Namun, Attack Speed reduction hampir tidak relevan terhadap Ruby.

Jadi, beli Dominance Ice kalau Physical Defense-nya memang dibutuhkan terhadap keseluruhan draft lawan.

4. Antique Cuirass

Ruby mengandalkan Physical Skill Damage hampir sepanjang pertarungan.

Antique Cuirass cocok untuk Tank atau Fighter yang harus menerima combo tersebut.

Setelah pengguna terkena skill, Physical Damage dari hero penyerang berkurang 6% selama dua detik.

Efeknya dapat ditumpuk hingga tiga kali atau maksimal 18%.

Semakin kecil damage yang Ruby hasilkan, semakin rendah juga jumlah HP yang bisa dipulihkan melalui Spell Vamp.

5. Tough Boots

Tough Boots memberikan Magic Defense dan 30% pengurangan durasi crowd control serta slow.

Magic Defense-nya memang tidak ditujukan untuk Ruby, tetapi Fortitude bisa membantu terhadap:

  • stun Skill 2;
  • slow Skill 1;
  • dan control lain dari draft lawan.

Pilih berdasarkan keseluruhan komposisi musuh, bukan Ruby saja.

Apa Anti-Heal Wajib untuk Counter Ruby?

Tidak selalu wajib sejak menit pertama.

Ruby current tidak lagi mempunyai Spell Vamp bawaan.

Namun, begitu Ruby mulai membeli item sustain atau Spell Vamp dan mampu mengembalikan HP besar saat team fight, Lifebane menjadi sangat berharga.

Jangan menunggu Ruby sudah terlalu tebal baru memikirkan anti-heal.

Cara Counter Ruby di EXP Lane

1. Jangan Duel di Tengah Banyak Minion

Skill Ruby bersifat AoE.

Semakin banyak target yang terkena, semakin besar total damage yang dihasilkan dan semakin besar pula potensi pemulihan melalui Spell Vamp.

Kalau ingin all-in, cari posisi jauh dari wave besar.

2. Paksa Skill 2 Terpakai

Don’t Run, Wolf King! merupakan alat Ruby untuk menghentikan hero melee.

Kalau skill tersebut sudah digunakan untuk wave atau gagal mengenai target, kamu punya window beberapa detik untuk menyerang.

3. Perhatikan Stack Defense

Let’s Dance! memberikan Hybrid Defense setelah penggunaan skill.

Jangan membuang seluruh burst ketika Ruby baru saja menumpuk beberapa stack defense kalau kamu bisa menunggu sebentar.

4. Jangan Tertipu HP Rendah

Ruby sekarang mendapatkan rasio sustain lebih tinggi ketika HP menurun.

Kalau skill utama kamu sudah cooldown, mengejar Ruby yang tinggal sedikit HP bisa berakhir menjadi comeback untuknya.

5. Gunakan Range

X.Borg dan Cici merupakan contoh hero yang bisa mengurangi HP Ruby tanpa harus terus berdiri di range Skill 2.

Semakin sulit Ruby mengenai skill, semakin sulit ia mendapatkan sustain.

Cara Counter Ruby saat Team Fight

1. Jangan Berkumpul Terlalu Rapat

Satu I’m Offended! bisa menarik beberapa hero sekaligus.

Jangan memberikan angle gratis kepada Ruby, terutama di area sempit dekat Lord atau Turtle.

2. Berikan Anti-Heal sebelum Ruby Masuk

Jangan baru mengaktifkan Lifebane setelah Ruby sudah memulihkan sebagian besar HP.

Damage dia lebih dulu menggunakan Sea Halberd, Glowing Wand, atau Baxia Mark sebelum burst tim dimulai.

3. Gunakan Displacement untuk Menjauhkannya

Valir sangat efektif melakukan tugas ini.

Ruby yang terus terdorong keluar tidak bisa mengenai banyak target menggunakan Skill 2.

4. Pisahkan dari Tim

Yin bisa menghilangkan Ruby dari team fight untuk sementara.

Tim kemudian bisa menggunakan beberapa detik tersebut untuk menyerang damage dealer lawan tanpa frontline utama.

5. Jangan Fokus Ruby jika Carry Lawan Terbuka

Ruby sering sengaja dibangun tebal supaya menyerap damage.

Kalau Marksman atau Mage lawan sedang berada di posisi buruk, tidak ada alasan menghabiskan semua ultimate hanya ke Ruby.

Cara Mengurangi Sustain Ruby

Aktifkan Lifebane

Gunakan Sea Halberd, Glowing Wand, Dominance Ice, atau Baxia Mark sesuai hero.

Jauhkan dari Banyak Target

Ruby mendapatkan value besar ketika skill mengenai beberapa unit sekaligus.

Pisahkan dia dari wave minion dan kumpulan hero.

Gunakan Burst Terkoordinasi

Jangan mencicil Ruby sampai HP rendah tetapi membiarkannya hidup cukup lama untuk memutar cooldown.

Kalau tim ingin membunuhnya, lakukan burst setelah Healing Reduction aktif.

Chain Crowd Control

Ruby tidak bisa memulihkan HP dari skill jika tidak diberi kesempatan menggunakan skill.

Stun, airborne, suppression, atau displacement yang dilakukan bergantian bisa menutup window sustain.

Kesalahan saat Melawan Ruby

1. Mengira X.Borg Punya Anti-Regen

X.Borg tidak memiliki Healing Reduction bawaan.

Ia meng-counter Ruby lewat True Damage, range, dan Firaga Armor.

2. Mengira Yin Membuat Ruby Tidak Bisa CC

Ruby tetap bisa menggunakan seluruh skill di domain Yin.

Yang hilang adalah bantuan dari hero lain.

3. Mengira Dash Ruby Langsung Membuka Ultimate Phoveus

Current Phoveus membutuhkan Sinner’s Mark untuk menggunakan Infernal Pursuit.

Dash Ruby hanya membantu mengurangi cooldown melalui Astaros’ Gaze.

4. Menganggap Ultimate Valir Memberikan Full CC Immunity

Vengeance Flame membersihkan debuff ketika digunakan, tetapi tidak memberikan kebal CC penuh selama seluruh durasinya.

5. Menganggap Baxia Menghapus Healing 100%

Baxia Mark mengurangi Shield dan HP Regen sebesar 40% selama empat detik.

Ruby masih bisa heal, tetapi jumlahnya jauh berkurang.

6. Duel di Tengah Wave Minion

Memberikan banyak target kepada Ruby membuat skill AoE dan sustain-nya lebih efektif.

7. Chase ketika Semua Skill Sudah Cooldown

Ruby yang HP-nya rendah justru bisa mendapatkan rasio sustain lebih tinggi.

Reset kalau kamu tidak punya cukup damage untuk menyelesaikan kill.

Counter Ruby dengan Memutus Ritme Fight-nya

Ruby paling nyaman ketika lawan membiarkannya terus menggunakan skill, dash, dan mendapatkan sustain dalam pertarungan panjang.

X.Borg memaksanya menghadapi True Damage dari jarak yang lebih aman. Yin bisa mengisolasi Ruby dari tim, sementara Phoveus mendapatkan keuntungan dari pola dash yang menjadi bagian inti gameplay Ruby.

Valir menjaga Ruby tetap jauh melalui slow, stun, dan knockback. Kalau masalah utamanya adalah pemulihan HP, Baxia menjadi counter paling langsung karena Baxia Mark sudah membawa Healing Reduction tanpa membutuhkan item tambahan.

Jangan lupa menyesuaikan equipment. Sea Halberd cocok untuk Physical Damage dealer, Glowing Wand untuk Mage, Antique Cuirass untuk frontline, sedangkan Dominance Ice lebih situasional sesuai draft.

Kalau ingin melengkapi hero atau skin sebelum push rank, kamu bisa melakukan Top up Mobile Legends murah dan legal sesuai kebutuhan Diamond.

Melalui Yokkstore.id, kamu bisa melakukan Top Up instan tanpa perlu memberikan password akun game.

FAQ

Siapa hero counter Ruby terbaik? X.Borg, Yin, Phoveus, Valir, dan Baxia bisa digunakan sesuai kebutuhan. Baxia paling langsung menekan sustain, sedangkan Phoveus mendapatkan keuntungan dari dash Ruby.
Apakah X.Borg counter Ruby? Ya. X.Borg bisa menyerang dari jarak menengah dan menghasilkan True Damage ketika target Overheated sehingga Hybrid Defense Ruby tidak terlalu efektif.
Apakah X.Borg punya anti-heal? Tidak. X.Borg tidak memiliki Healing Reduction bawaan. Jika membutuhkan anti-heal, gunakan Sea Halberd atau item Lifebane lain yang sesuai.
Kenapa Phoveus counter Ruby? Dash Ruby mengaktifkan Astaros’ Gaze yang mengurangi cooldown skill Phoveus. Namun, Infernal Pursuit tetap membutuhkan Sinner’s Mark sebelum bisa digunakan.
Apakah Yin bisa counter Ruby? Yin bisa mengisolasi Ruby dari rekan setimnya selama maksimal delapan detik. Namun, Ruby tetap bisa menggunakan crowd control dan seluruh skill di dalam domain.
Apakah Valir kebal CC saat ultimate? Tidak. Vengeance Flame menghapus debuff ketika digunakan lalu memperkuat skill Valir. Ultimate tersebut bukan full Control Immunity selama seluruh durasi.
Kenapa Baxia counter Ruby? Baxia Mark mengurangi Shield dan HP Regen lawan yang terkena skill sebesar 40% selama empat detik, sehingga sustain Ruby melalui Spell Vamp ikut berkurang.
Apa item anti-heal untuk Ruby? Sea Halberd cocok untuk Physical Damage dealer, Glowing Wand untuk hero Magic, sedangkan Dominance Ice dapat digunakan frontline dalam kondisi tertentu.
Apakah Ruby masih punya Spell Vamp bawaan? Tidak. Setelah adjustment 2026, Spell Vamp bawaan Ruby dihapus. Rasio Spell Vamp skill menjadi 75% dan meningkat berdasarkan persentase HP yang hilang hingga maksimum 150%.
Bagaimana cara melawan Ruby di EXP Lane? Hindari duel di tengah banyak minion, paksa Skill 2 keluar terlebih dahulu, gunakan Healing Reduction saat dibutuhkan, dan jangan memaksakan chase ketika HP Ruby rendah tetapi skill kamu sudah cooldown.
Di mana bisa top up Diamond Mobile Legends? Kamu bisa melakukan top up ML melalui Yokkstore.id dengan proses Top Up instan.

Subscribe

Related articles

5 Hero Counter Aldous MLBB yang Efektif Hentikan One Hit

Aldous terkenal karena satu pukulan Contract: Soul Steal bisa...

Cara Edit Nama ML 2026: Rename Card, Harga, dan Ide Nickname

Edit nama ML bisa dilakukan langsung dari halaman profil...

5 Hero Counter Phoveus MLBB Terbaik untuk Batasi Infernal Pursuit

Hero counter Phoveus MLBB yang efektif tidak lagi sesederhana...

10 Hero MLBB dengan Jarak Serang dan Skill Paling Jauh

Hero MLBB dengan jarak serang paling jauh punya keuntungan...