6 Hero Counter Martis MLBB yang Efektif, Putus Snowball Sejak Awal

Martis termasuk Fighter yang bisa sangat merepotkan kalau sudah mendapatkan momentum. Ia punya mobilitas, damage besar dalam jarak dekat, dan kemampuan eksekusi yang membuat hero dengan HP rendah harus ekstra hati-hati saat team fight.

counter martis Ml

Masalahnya, Martis tidak selalu mudah dihentikan dengan crowd control biasa. Ada momen ketika ia bisa tetap melanjutkan serangan meski sedang ditekan, sehingga timing menjadi jauh lebih penting dibanding sekadar asal menggunakan skill kontrol.

Berdasarkan materi sumber, Franco, Kaja, Chou, Ruby, Argus, dan Benedetta bisa menjadi pilihan untuk menghadapi Martis dengan pendekatan berbeda. Ada yang mengandalkan suppress, ada yang menunggu skill Martis habis, dan ada juga yang bermain dari mobilitas atau sustain.

Berikut enam hero counter Martis MLBB yang bisa kamu pertimbangkan sesuai role dan komposisi tim.

Kenapa Martis Sulit Dihentikan?

Martis kuat karena mampu masuk ke area pertarungan dan tetap memberikan tekanan meski lawan mencoba menghentikannya.

Ia juga berbahaya ketika berhasil membuat satu target masuk kondisi HP rendah. Dari situ, Martis bisa memanfaatkan momentum untuk melanjutkan serangan ke target berikutnya.

Karena itu, kesalahan positioning kecil bisa langsung berubah menjadi snowball untuk lawan.

Cara melawannya bukan hanya dengan menumpuk crowd control. Kamu perlu memilih waktu yang tepat, menjaga jarak, dan memaksa Martis masuk ke situasi yang tidak nyaman.

6 Hero Counter Martis di Mobile Legends

1. Franco

franco Ml

Franco menjadi salah satu pilihan paling efektif untuk menghentikan Martis karena punya kemampuan suppress.

Iron Hook bisa dipakai untuk menarik Martis keluar dari posisi aman, sementara Bloody Hunt bisa digunakan untuk mengunci target agar rekan satu tim punya waktu melakukan follow up.

Nilai terbesar Franco muncul ketika Martis terlalu maju atau masuk sendirian ke tengah tim.

Begitu Martis terkunci, tim bisa langsung fokus memberikan damage sebelum ia sempat mengambil momentum lagi.

Namun, jangan terburu-buru menggunakan ultimate. Tunggu Martis benar-benar masuk ke posisi yang sulit diselamatkan timnya.

2. Kaja

kaja ml

Kaja menawarkan pendekatan yang mirip dengan Franco, tetapi lebih agresif dalam melakukan pick off.

Divine Judgment bisa digunakan untuk mengunci Martis lalu membawanya ke arah tim.

Hal ini sangat efektif ketika Martis berdiri terlalu depan atau terpisah dari rekan satu tim.

Alih-alih menunggu war besar dimulai, Kaja bisa mencoba menculik Martis lebih dulu agar tim lawan kehilangan salah satu frontliner atau damage dealer mereka.

Kelemahannya, Kaja membutuhkan positioning yang rapi. Kalau masuk terlalu dalam tanpa backup, justru ia yang bisa menjadi target pertama.

3. Chou

chou ml

Chou cocok untuk pemain yang ingin mengandalkan timing dan mekanik.

Ia punya crowd control yang bisa digunakan untuk memisahkan Martis dari team fight atau menjauhkannya dari hero core.

Namun, Chou tidak selalu bisa langsung masuk kapan saja.

Lebih aman menunggu sampai Martis selesai menggunakan skill utama yang membuatnya sulit dihentikan, lalu baru masuk dengan combo knock up dan ultimate.

Dengan pendekatan seperti ini, Chou tidak perlu memaksakan duel langsung sejak awal. Tugas utamanya adalah menunggu celah lalu memutus posisi Martis.

4. Ruby

ruby ml

Ruby tidak mengandalkan burst cepat. Ia lebih kuat dalam pertarungan panjang karena punya sustain dan crowd control berulang.

Skill seperti I’m Offended dan Don’t Run, Wolf King! bisa mengganggu posisi Martis ketika ia mencoba masuk terlalu dalam.

Ruby juga cukup nyaman berada di tengah team fight dan memberikan kontrol berulang ke beberapa target sekaligus.

Ini membuat Martis lebih sulit bergerak bebas setelah momentum awalnya berhenti.

Ruby cocok untuk tim yang membutuhkan frontliner tahan lama sekaligus punya kemampuan mengacaukan formasi lawan.

5. Argus

argus ml

Argus menjadi pilihan menarik karena punya cara berbeda dalam menghadapi Martis.

Martis sering mengandalkan eksekusi terhadap hero yang HP-nya sudah rendah. Argus bisa mengubah situasi ini melalui Eternal Evil.

Ketika ultimate aktif, Argus bisa bertahan dari situasi yang biasanya membuat hero lain langsung tumbang.

Hal ini bisa membuat Martis salah menghitung timing eksekusi dan kehilangan momentum.

Dalam duel satu lawan satu, Argus juga bisa membalas dengan Basic Attack berkelanjutan selama mampu menjaga posisi.

Namun, jangan gunakan ultimate terlalu cepat. Nilainya paling besar ketika Martis sudah benar-benar berkomitmen masuk.

6. Benedetta

benedetta ml

Benedetta meng-counter Martis lewat mobilitas.

Dash berulang membuatnya sulit dikunci secara konsisten, terutama jika pemain mampu membaca arah skill Martis.

Daripada mencoba menang lewat duel statis, Benedetta bisa keluar-masuk pertarungan sambil memberikan poke.

Hal ini membuat Martis kesulitan mendapatkan target yang bisa terus ditekan.

Benedetta cocok untuk pemain yang punya mekanik tinggi dan nyaman bermain dengan tempo cepat.

Tetap hati-hati saat salah posisi, karena mobilitas tinggi tidak akan membantu kalau semua skill dash sudah digunakan lebih dulu.

Counter Martis dengan Suppress atau Tunggu Timing?

Dari daftar di atas, Franco dan Kaja menjadi dua hero yang paling jelas menawarkan suppress.

Keduanya cocok ketika tim ingin menghentikan Martis secara langsung dan memberi ruang bagi damage dealer untuk melakukan follow up.

Sementara Chou dan Ruby lebih mengandalkan timing crowd control.

Argus mengambil pendekatan defensif dengan menggagalkan momen eksekusi, sedangkan Benedetta memaksa Martis kesulitan mendapatkan target lewat mobilitas.

Artinya, counter Martis tidak selalu harus berupa duel langsung. Kadang, membuat skill utamanya gagal menghasilkan kill sudah cukup untuk memutus snowball.

Cara Melawan Martis saat Team Fight

Jangan Bergerombol Saat HP Rendah

Martis sangat berbahaya ketika beberapa hero dalam kondisi HP rendah berada berdekatan.

Situasi seperti ini memberi peluang baginya untuk mendapatkan satu kill lalu melanjutkan tekanan ke target berikutnya.

Kalau HP sudah terlalu rendah, mundur dari area war lebih aman daripada memaksakan ikut bertarung.

Simpan Skill Kontrol Penting

Jangan gunakan semua crowd control hanya untuk membuka war.

Sisakan setidaknya satu skill penting untuk menghentikan Martis ketika ia benar-benar masuk ke arah backline.

Franco, Kaja, Chou, dan Ruby akan jauh lebih efektif jika skill kontrolnya tersedia pada saat yang tepat.

Fokus Setelah Martis Kehilangan Momentum

Martis biasanya jauh lebih mudah ditekan setelah skill utamanya selesai digunakan.

Jangan buru-buru maju ketika ia masih punya semua skill.

Tunggu sedikit, paksa ia menggunakan sebagian resource, lalu masuk ketika ruang geraknya mulai terbatas.

Jangan Berikan Target Gratis

Hero tipis yang berjalan sendirian bisa menjadi target ideal bagi Martis.

Terutama saat pertandingan sudah masuk mid game, usahakan Marksman atau Mage tidak melakukan rotasi tanpa vision.

Menjaga posisi sering kali lebih efektif daripada mencoba melawan Martis dengan hero counter tetapi tetap berdiri di tempat yang salah.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Counter Martis

Kesalahan pertama adalah terlalu cepat menggunakan crowd control.

Kalau Martis masih berada dalam fase skill yang membuatnya sulit dihentikan, kontrol tersebut bisa tidak menghasilkan apa-apa.

Kesalahan kedua adalah mengejar Martis saat HP tim sudah rendah. Dalam kondisi seperti ini, justru Martis yang mendapatkan peluang terbaik untuk membalikkan war.

Kesalahan berikutnya adalah memberikan terlalu banyak kill sejak early game.

Martis yang mendapatkan keunggulan gold lebih dulu bisa jauh lebih sulit dihentikan, terutama jika ia mulai bebas masuk ke area belakang.

Putus Momentum Martis Sebelum Ia Snowball

Kunci menghadapi Martis adalah disiplin dalam timing dan positioning.

Franco serta Kaja bisa mengunci dengan suppress, Chou dan Ruby mengandalkan crowd control pada timing yang tepat, Argus mampu menggagalkan momen eksekusi, sedangkan Benedetta mengandalkan mobilitas untuk sulit ditangkap.

Yang terpenting, jangan biarkan Martis mendapat kill pertama dengan mudah. Begitu ia kehilangan momentum, tekanan yang diberikan akan jauh lebih mudah dikontrol.

Kalau ingin melihat hero lain yang bisa digunakan untuk matchup berbeda, kamu juga bisa membaca daftar hero Mobile Legends.

Kalau ingin mendapatkan skin, Starlight, atau kebutuhan event Mobile Legends untuk hero favoritmu, kamu bisa melakukan top up Mobile Legends murah dengan proses top up instan melalui yokkstore.id.

Pastikan Game ID dan Server ID yang dimasukkan sudah benar sebelum transaksi. Jangan memberikan password maupun kode OTP akun kepada pihak lain untuk melakukan top up.

FAQ

Pertanyaan Jawaban
Siapa hero counter Martis di Mobile Legends? Berdasarkan sumber artikel, hero yang dibahas adalah Franco, Kaja, Chou, Ruby, Argus, dan Benedetta.
Kenapa Franco bisa counter Martis? Franco punya suppress yang bisa mengunci Martis dan memberi waktu bagi tim untuk melakukan follow up damage.
Kenapa Kaja efektif melawan Martis? Kaja bisa menggunakan Divine Judgment untuk mengunci Martis lalu menariknya ke posisi yang lebih menguntungkan tim.
Bagaimana cara menghentikan snowball Martis? Hindari memberikan kill awal, jaga positioning hero tipis, dan simpan crowd control untuk momen Martis benar-benar masuk.
Apa kelemahan utama Martis saat team fight? Martis lebih mudah ditekan setelah kehilangan momentum dan selesai menggunakan skill penting, sehingga timing serangan balik sangat menentukan.

 

Subscribe

Related articles

Gamemodfree FF Aman? Kenali Risiko Mod APK dan Banned Akun

Nama Gamemodfree FF sempat ramai dicari pemain Free Fire...

150 Nama ML Lucu dan Unik yang Bikin Teman Satu Tim Ngakak

Nickname Mobile Legends tidak harus selalu terdengar sangar, aesthetic,...

11 Hero MLBB yang Bisa Heal Teman, Kasih Shield, dan Revive

Hero healer punya peran yang berbeda dari Tank biasa...

200 Nama ML Jepang Keren, Aesthetic, Seram, dan Artinya

Nama ML Jepang sering dipilih karena tampilannya simpel tetapi...

5 Hero Counter Hanabi MM 2026 Terbaik untuk Menang Gold Lane

Hanabi bukan lagi Marksman yang bisa diremehkan begitu saja...